Simposium Internasional “Lesson Learned Fire Management”

Simposium Internasional “Lesson Learned Fire Management”

Jakarta, 5 Juli 2022, Dosen & Mahasiswa Universitas Medika Suherman (UMS), Fakultas Ilmu Vokasi – Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) mengikuti kegiatan WSO Festival Fire and Safety guna menyambut World Safety Day (28 April), World Firefighter Day(4 May) dan Environmental Day (5 Juni) di Gedung Kantor Pusat Pertamina Medan Merdeka Selatan Jakarta, yang diselenggarkan oleh WSO Indonesia didukung MPK2I dan Pertamina.

Berbagai kegiatan yang dilaksanakan, Soft Launching buku 100 Tokoh K3, Lomba K3L, Safety Champion, Fire Fighter Awards, Talk Show Fire Fighter, Webminar Fire Engineering/Technology, Launching IFire Mgz- Exhibition Fire Protection, Safety Dan ERP.

Kegiatan dihadiri oleh Tamu Undangan dari Berbagai Perusahaan Ternama dan dari Peguruan Tinggi Vokasi, kegiatan Simposium Internasional memaparkan materi-materi terkait Lesson Learned Fire Management, materi ini mejadi pengutamaan kemampuan para mahasiswa dalam melakukan management kebakaran dalam hal ke listrikan, serta management K3 Kebakaran di perusahaan. #Red.MKT.

INDONESIA MELAWAN STUNTING

INDONESIA MELAWAN STUNTING

INDONESIA MELAWAN STUNTING📣

Hai teman – teman👋🏻
apakah teman-teman sudah tau masalah stunting diindonesia? terutama masalah stunting pada Balita.

Supaya lebih aware yuk teman-teman & Bunda kita simak penjelasan nya

Masalah STUNTING di Indonesia adalah ancaman serius yang memerlukan penanganan yang tepat

Dalam upaya penanganan STUNTING di Indonesia pemerintah sendiri sudah menargetkan program penurunan STUNTING menjadi 14% pada tahun 2024 mendatang

Penyebab:
– rendahnya akses terhadap makanan bergizi
– rendahnya asupan vitamin dan mineral
– buruknya keragaman pangan
– sumber protein hewani

” CEGAH STUNTING UNTUK MASA DEPAN YANG LEBIH BAIK”

Yuk mari sama-sama kita cegah STUNTING sebelum GENTING

Karya :
Anisa Dhita Adelia
Ari Nuryani Nahampuan
Defri Sri Anggreani

#AIPNIPUSAT
#INSCO1AIPNI

GENERASI MUDA SADAR STUNTING

GENERASI MUDA SADAR STUNTING

GENERASI MUDA SADAR STUNTING

Apa itu stunting?
Stunting berarti kondisi ketika anak mengalami gagal pertumbuhan, baik secara fisik maupun perkembangan otak. Secara fisik, anak stuntingakan memiliki perawakan lebih pendek dari anak seusianya, serta mengalami gejala pertumbuhan tulang yang terhambat (Kementerian Kesehatan RI, 2018).

Bagaimana stunting terjadi pada remaja?
Stunting pada remaja terjadi karena masalah gizi saat balita atau pra-sekolah. Malnutrisi yang terjadi pada masa balita yang mengindikasikan stunting, akan berakibat pada pertumbuhan dan perkembangan remaja terhambat.

Kenapa sih remaja harus ikut berperan dalam mencegah stunting?
Sebab, mereka harus mengambil andil sebagai agen perubahan dalam upaya pencegahan stunting ini, karena remaja akan menjadi orangtua nantinya.

Faktor Resiko:

– Ketidakstabilan emosi pada remaja dapat menimbulkan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)
– kemampuan kognitif menurun
– perkembangan fisik terhambat
– masalah kesehatan saat dewasa (obesitas)
– Fungsi-fungsi tubuh tidak seimbang

Peran remaja terhadap pencegahan stunting:
1. Menjalankan perilaku hidup sehat
2. Mengonsumsi makanan bergizi
3. Memiliki wawasan mendalam mengenai stunting
4. Menjadi agen perubahan dengan ikut andil dalam kampanye atau penyuluhan mengenai stunting.

By:
1. Alifiya Fatya Irliani
2. Dyah Anggraini
3. Tiara Aisyah Nadira

Indonesia Bebas Stunting

Indonesia Bebas Stunting

INDONESIA BEBAS STUNTING

Apa itu stunting?
Stunting merupakan gangguan pertumbuhan pada anak akibat kurang gizi.

Prevelansinya:
• Prvelensi stunting di Indonesia diharapkan menurun diangka 15% pada tahun 2024.
• Dengan catatan, Semakin buruk keadaan kesehatan lingkungan, semakin tinggi prevelensi stunting.

Penyebab :
• Pola makan yang tidak teratur
• Pola asuh yang kurang baik
• Sanitasi yang buruk
• Status ekonomi keluarga yang rendah
• Tinggi badan orang tua pendek

Dampak :
• Rendahnya kualitas pendidikan
• Mudah sakit
• Postur tubuh tak maksimal
• Resiko peningkatan penyakit degeneratif seperti DM

Pencegahan :
• Memenuhi kebutuhan gizi usia dini kehamilan
• Rutin memeriksakan kehamilan ke posyandu terdekat
• melengkapi kebutuhan imunisasi
• Menerapkan pola hidup bersih dan sehat

By : Putri Al Zahra

#AIPNIPUSAT
#INSCO1AIPNI

Cegah Stunting Sejak Dini

Cegah Stunting Sejak Dini

Cegah Stunting Sejak Dini

Apa itu stunting?
Stunting merupakan suatu kondisi dimana balita memiliki panjang atau badan yang kurang jika dibandingkan dengan usianya biasanya ini disebabkan oleh kurangnya asupan gizi sejak usia kehamilan atau sejak baik lahir.

Gejala stunting pada masa kehamilan:
1. Mudah Kelelahan
2. Badan lemas
3. Tidak ingin beraktivitas
4. Susah tidur saat malam

Cara mencegah stunting sejak kehamilan:
1.Cukupi kebutuhan gizi selama kehamilan
2. Periksa kehamilan dan ikuti penyuluhan kesehatan
3. Hidup bersih dan sehat
4. Olahraga rutin
5. Istirahat dan hindari stress
6. Dukungan suami dan keluarga

By :
1. Annisa Khotimah Azzahra 
2. Helmalia Oktaviani
3. Indah Novita Sari Br. Sagala

#AIPNIPUSAT
#INSCO1AIPNI