Selamat dan Sukses! Prodi Sarjana Farmasi Universitas Medika Suherman Raih Akreditasi “Baik Sekali” dari LAM-PTKes

Selamat dan Sukses! Prodi Sarjana Farmasi Universitas Medika Suherman Raih Akreditasi “Baik Sekali” dari LAM-PTKes

 

 

Program Studi Sarjana Farmasi Universitas Medika Suherman meraih akreditasi Baik Sekali dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes), berdasarkan Surat Keputusan Nomor : 0209/LAM-PTKes/Akr/Sar/II/2025.

Pencapaian Baik Sekali didapatkan setelah melaksanakan Asesmen Lapangan oleh Asesor, yaitu yaitu Prof. Dr. Apt. Sri Hartati Yuliani, M.Si dan Dr. Apt. Retno Wahyuningrum, S.Farm, M.Si. yang bertempat di Kampus Universitas Medika Suherman pada tanggal 10-12 Februari 2025.

Rektor Universitas Medika Suherman, Dr. Triseu Setianingsih, SKM.,MKM. menyampaikan bahwa akreditasi ini memberikan gambaran tentang kualitas pendidikan yang ditawarkan oleh Program Studi Sarjana Farmasi Universitas Medika Suherman kepada mahasiswa.

“Alhamdulillah, Selamat untuk Prodi S1 Farmasi Fikes UMS, terakreditasi Baik Sekali, terima kasih yang tak terhingga untuk Ketua Yayasan, Ketua SPI, Ketua Senat, Para Warek, LPPM, Dekan, Wadek, Ka Prodi, Seluruh Dosen Prodi S1 Farmasi, tendik dan semua yang telah berjuang sehingga bisa mendapatkan hasil Baik Sekali,” ungkapnya.

 

#Red.MKT.

 

Mahasiswa Bekasi Peduli Gelar Bakti Sosial untuk Korban Banjir di Vila Nusa Indah

Mahasiswa Bekasi Peduli Gelar Bakti Sosial untuk Korban Banjir di Vila Nusa Indah

Bekasi, 07 Maret 2025 – Mahasiswa yang tergabung dalam komunitas Mahasiswa Bekasi Peduli, termasuk dari Universitas Medika Suherman dan beberapa universitas lain, menggelar bakti sosial untuk membantu korban banjir di Perumahan Vila Nusa Indah. Kegiatan ini meliputi pembersihan rumah warga serta penyaluran bantuan berupa sembako dan pakaian.

Sejak pagi, mahasiswa bersama warga bergotong royong membersihkan rumah yang terdampak banjir. Lumpur yang mengendap di lantai dan perabotan yang kotor akibat banjir menjadi fokus utama pembersihan. Dengan peralatan sederhana seperti sekop, kain pel, dan ember, mereka bekerja sama agar rumah warga bisa kembali bersih dan layak huni.

Selain membantu membersihkan rumah, mahasiswa juga membagikan bantuan berupa sembako dan pakaian layak pakai. Paket bantuan yang disalurkan berisi beras, minyak goreng, mie instan, susu, serta kebutuhan pokok lainnya. Sementara itu, pakaian yang dikumpulkan dari donasi mahasiswa dan masyarakat diberikan kepada warga yang kehilangan atau mengalami kerusakan pakaian akibat banjir.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Selain rumah kami dibantu dibersihkan, kami juga mendapatkan sembako dan pakaian. Ini sangat meringankan beban kami,” ujar salah satu warga yang terdampak banjir.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah. Mahasiswa Bekasi Peduli berharap aksi ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut serta membantu mereka yang membutuhkan.

#Red.Kmhs.

 

Universitas Medika Suherman Peduli Bencana Banjir di Kota dan Kabupaten Bekasi

Universitas Medika Suherman Peduli Bencana Banjir di Kota dan Kabupaten Bekasi

Bekasi, 06 Maret 2025 – Universitas Medika Suherman menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana banjir di Kota dan Kabupaten Bekasi dengan menggelar aksi kemanusiaan melalui program “Universitas Medika Suherman Peduli Bencana”. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab sosial universitas terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat akibat banjir yang melanda beberapa wilayah. Kegiatan dilakukan oleh Dosen dan Mahasiswa dari UKM MEDVOLT.

Kegiatan ini dilakukan bekerja sama dengan Yayasan Rajawali Indonesia, sebuah organisasi sosial yang berfokus pada bantuan kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat. Sinergi antara Universitas Medika Suherman dan Yayasan Rajawali Indonesia diharapkan dapat memberikan bantuan yang lebih efektif dan menjangkau lebih banyak korban banjir.

Sebagai langkah nyata, Universitas Medika Suherman hadir di dua Posko lokasi terdampak banjir:

1. Kantor Kelurahan Harapan Mulya, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi – Menjangkau sekitar 500 orang yang terdampak.

2. Perumahan Kemang, Jl. Gamelan Raya Blok G1 No. 10, Jatirasa, Jatiasih – Menjangkau sekitar 100 orang yang terdampak.

Dalam kegiatan ini, tim relawan yang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan tenaga medis Universitas Medika Suherman bersama Yayasan Rajawali Indonesia turut serta dalam menyalurkan bantuan yang meliputi makanan siap saji, obat-obatan, pakaian layak pakai, serta layanan kesehatan gratis bagi warga terdampak.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam mengabdi kepada masyarakat. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat terdampak banjir. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk pembelajaran bagi mahasiswa untuk lebih peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya.

Masyarakat yang terdampak sangat antusias dan berterima kasih atas kepedulian serta bantuan yang diberikan oleh Universitas Medika Suherman dan Yayasan Rajawali Indonesia. Salah satu warga di Kelurahan Harapan Mulya menyampaikan apresiasinya, “Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan dari Universitas Medika Suherman dan Yayasan Rajawali Indonesia, terutama layanan kesehatan yang sangat kami butuhkan di tengah situasi darurat ini.”

Universitas Medika Suherman bersama Yayasan Rajawali Indonesia terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat dalam berbagai kondisi, termasuk dalam situasi bencana. Ke depan, universitas dan yayasan akan terus menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak guna memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Red.KMHS.

Monitoring dan Evaluasi Penerima Beasiswa (Disbudpora) Kabupaten Bekasi

Monitoring dan Evaluasi Penerima Beasiswa (Disbudpora) Kabupaten Bekasi

Bekasi, 5 Desember 2024 – Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap penerima program beasiswa mahasiswa berprestasi di Universitas Medika Suherman. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan program beasiswa berjalan sesuai tujuan, yakni mendukung pengembangan potensi akademik dan non-akademik generasi muda daerah.

Monitoring dan evaluasi ini dilaksanakan secara langsung melalui pertemuan dengan para mahasiswa penerima beasiswa. Dalam kegiatan ini, tim dari Disbudpora melakukan pengecekan administrasi, laporan perkembangan akademik, serta diskusi terbuka untuk mendengar masukan dan tantangan yang dihadapi oleh para penerima beasiswa.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bekasi, yang diwakili oleh Bapak Heru dan Tim, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan generasi muda. Kegiatan ini pertama kalinya diselenggarakan di Kabupaten Bekasi, kita memulai dahulu dan pastinya nanti akan banyak evaluasi, “Kami ingin memastikan bahwa beasiswa yang diberikan benar-benar dimanfaatkan secara maksimal oleh para mahasiswa untuk mendukung studi mereka. Selain itu, kami juga ingin mendengar langsung aspirasi mahasiswa agar program ini dapat terus diperbaiki ke depannya,” ungkapnya.

Penerima beasiswa, Yogi Hidayat mahasiswa program studi Administrasi Kesehatan dan Iqbal mahasiswa Prodi Sarjana Keperawatan, keduanya dari Fakultas Ilmu Kesehatan, sangat berterimakasih atas beasiswa yang diberikan dan dilaksanakanya pemantauan perkembangan akademik dan non-akademik mahasiswa.

Program beasiswa mahasiswa berprestasi ini merupakan salah satu upaya Disbudpora Kabupaten Bekasi dalam menciptakan generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah. Di akhir kegiatan, Disbudpora menyampaikan rencana tindak lanjut berupa rencana penambahan kuota penerima beasiswa di tahun mendatang. Hal ini sejalan dengan visi Kabupaten Bekasi untuk menjadi daerah dengan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. #Red.KMHS

Universitas Medika Suherman Gelar Stadium General Bertemakan “Komitmen Asta Cita: Penegakan Hukum dan Birokrasi bagi Perguruan Tinggi Kesehatan Menyongsong Indonesia Emas 2045”

Universitas Medika Suherman Gelar Stadium General Bertemakan “Komitmen Asta Cita: Penegakan Hukum dan Birokrasi bagi Perguruan Tinggi Kesehatan Menyongsong Indonesia Emas 2045”

Bekasi, 28 Februari 2025 – Universitas Medika Suherman (UMS) menggelar stadium general dengan tema “Komitmen Asta Cita: Penegakan Hukum dan Birokrasi bagi Perguruan Tinggi Kesehatan Menyongsong Indonesia Emas 2045”. Acara ini menghadirkan narasumber utama Prof. Dr. H. Sugianto, S.H., M.H., yang merupakan pakar hukum dan birokrasi terkemuka di Indonesia.

Dalam stadium general ini, Prof. Dr. H. Sugianto, S.H., M.H. membahas pentingnya peran perguruan tinggi kesehatan dalam memperkuat tata kelola hukum dan birokrasi sebagai bagian dari strategi menuju Indonesia Emas 2045. Beliau menekankan bahwa institusi pendidikan kesehatan harus berkomitmen pada Asta Cita, yaitu delapan prinsip dasar yang mencerminkan integritas, profesionalisme, dan tata kelola yang baik dalam sistem hukum dan birokrasi.

“Perguruan tinggi kesehatan tidak hanya mencetak tenaga medis yang andal, tetapi juga harus memiliki pemahaman yang kuat tentang regulasi, birokrasi, dan hukum kesehatan agar mampu berkontribusi dalam pembangunan nasional,” ujar Prof. Dr. H. Sugianto dalam pemaparannya.

Rektor Universitas Medika Suherman dalam sambutannya menyampaikan bahwa stadium general ini bertujuan untuk memberikan wawasan luas kepada mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan tentang peran hukum dalam sektor kesehatan. Dengan pemahaman yang baik, diharapkan lulusan UMS dapat menjadi tenaga kesehatan yang profesional, memiliki integritas tinggi, serta mampu menghadapi tantangan regulasi dan birokrasi di masa depan.

Acara ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, serta para akademisi di bidang kesehatan yang berjumlah 244 orang baik secara luring maupun daring. Diskusi interaktif antara peserta dan narasumber semakin memperkaya wawasan terkait penegakan hukum dalam sistem kesehatan di Indonesia.

Dengan adanya stadium general ini, Universitas Medika Suherman terus berkomitmen untuk membentuk generasi profesional kesehatan yang tidak hanya unggul dalam bidang medis, tetapi juga memiliki pemahaman yang mendalam mengenai aspek hukum dan birokrasi, guna menyongsong Indonesia Emas 2045.

#Red.MKT.

 

Universitas Medika Suherman Gelar Pelatihan bersama PT Sentra Vidya Utama Surabaya (SEVIMA) yang bertemakan “Kupas Tuntas Aturan Automasi Akreditasi seputar Batas Penurunan Mahasiswa Baru, Rasio Dosen Mahasiswa, dan Strategi, dan Strategi Promosi PMB”

Universitas Medika Suherman Gelar Pelatihan bersama PT Sentra Vidya Utama Surabaya (SEVIMA) yang bertemakan “Kupas Tuntas Aturan Automasi Akreditasi seputar Batas Penurunan Mahasiswa Baru, Rasio Dosen Mahasiswa, dan Strategi, dan Strategi Promosi PMB”

Bekasi, 25 Februari 2025 – Universitas Medika Suherman sukses menggelar Pelatihan PT Sentra Vidya Utama Surabaya (SEVIMA) yang berlangsung di Auditorium Universitas Medika Suherman, Cibitung, pada 25 Februari 2025. Acara ini dihadiri oleh seluruh civitas akademika dan menghadirkan narasumber dari berbagai bidang keahlian untuk membahas strategi peningkatan kualitas pendidikan dan digitalisasi penerimaan mahasiswa baru.

Pelatihan ini menghadirkan tiga narasumber utama, yaitu:
1. Dr. Triseu Setianingsih, SKM, MKM – Rektor Universitas Medika Suherman sekaligus Ketua Divisi Evaluasi dan Monitoring APTISI
2. Prof. Imas Maesaroh, MLib., Ph.D – Senior Product Implementor SEVIMA
3. Qausya Faviandhani, M.M – Kepala Sub Direktorat Pemasaran (PMB) Universitas Narotama
4. Dicky Pradana Adi Putra – Pakar Digitalisasi dan Penerimaan Mahasiswa Baru

Dalam sambutannya, Dr. Triseu Setianingsih, SKM, MKM menekankan pentingnya inovasi dalam sistem akademik guna meningkatkan mutu pendidikan di era digital. “Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan seluruh civitas akademika dapat memahami dan mengimplementasikan strategi terbaru dalam pengelolaan akademik serta penerimaan mahasiswa baru yang lebih efektif,”

Sementara itu, Prof. Imas Maesaroh, MLib., Ph.D, sebagai perwakilan SEVIMA, memaparkan tingkat urgensi implementasi teknologi informasi Perguruan Tinggi dan pentingnya digitalisasi dalam mendukung sistem akademik yang lebih terstruktur dan efisien. Ia menyoroti bagaimana pemanfaatan teknologi dapat membantu perguruan tinggi dalam meningkatkan daya saing dan kualitas layanannya.

Materi pelatihan juga mencakup strategi peningkatan jumlah mahasiswa baru melalui inovasi Teknologi Informasi, yang disampaikan oleh Ibu Qausya Faviandhani, M.M dan Bapak Dicky Pradana Adi Putra. Mereka berbagi pengalaman serta metode inovatif dalam menarik minat calon mahasiswa melalui platform digital dan pendekatan pemasaran berbasis data.

Acara ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta yang hadir, terutama dalam sesi diskusi interaktif yang memberikan wawasan mendalam mengenai tantangan dan peluang dalam dunia pendidikan tinggi. Dengan terselenggaranya pelatihan ini, Universitas Medika Suherman berkomitmen untuk terus mengembangkan sistem akademik berbasis teknologi guna meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.

 

#Red.MKT.