Bekasi, 6 Oktober 2026 — Universitas Medika Suherman (UMEDS) terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan program studi melalui kolaborasi serta penguatan jejaring dengan organisasi profesi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Diskusi Pengembangan Program Studi Sarjana Fisioterapi Universitas Medika Suherman bersama Dewan Penasihat Etik dan Disiplin Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) yang dilaksanakan pada 5 Oktober 2026.

Kegiatan diskusi ini menjadi momentum strategis bagi UMEDS dalam memperoleh masukan, pandangan, serta rekomendasi dari organisasi profesi terkait pengembangan Program Studi Sarjana Fisioterapi agar dapat semakin relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan, pelayanan kesehatan, serta perkembangan profesi fisioterapi di Indonesia.

Dalam diskusi tersebut, berbagai aspek pengembangan program studi menjadi bagian dari pembahasan, termasuk penguatan kualitas akademik, kesiapan lulusan dalam menghadapi dunia kerja, penerapan etika dan disiplin profesi, serta keselarasan pendidikan fisioterapi dengan kebutuhan pelayanan kesehatan dan perkembangan kompetensi tenaga fisioterapi.

Kehadiran Dewan Penasihat Etik dan Disiplin Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) memberikan perspektif penting bagi UMEDS, khususnya dalam memastikan bahwa pengembangan pendidikan fisioterapi tidak hanya berorientasi pada pencapaian kompetensi akademik, tetapi juga membangun karakter profesional yang menjunjung tinggi etika, integritas, tanggung jawab, dan disiplin dalam menjalankan profesi.

Melalui kegiatan ini, UMEDS berharap dapat memperkuat fondasi pengembangan Program Studi Sarjana Fisioterapi sehingga mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, berintegritas, serta adaptif terhadap dinamika dan kebutuhan pelayanan kesehatan di masyarakat.

Diskusi bersama organisasi profesi ini juga menjadi bagian dari upaya UMEDS untuk membangun sinergi antara perguruan tinggi dan dunia profesi, sehingga proses pendidikan yang diselenggarakan dapat berjalan selaras dengan standar dan kebutuhan perkembangan profesi fisioterapi.

Universitas Medika Suherman berkomitmen untuk terus melakukan pengembangan dan peningkatan mutu pendidikan melalui evaluasi berkelanjutan, kolaborasi dengan berbagai pihak, serta penguatan keterkaitan antara pendidikan tinggi, dunia profesi, dan kebutuhan masyarakat.

Dengan adanya diskusi bersama Dewan Penasihat Etik dan Disiplin IFI ini, UMEDS optimistis pengembangan Program Studi Sarjana Fisioterapi dapat semakin terarah dan memberikan kontribusi dalam mencetak sumber daya manusia di bidang fisioterapi yang unggul serta mampu memberikan pelayanan kesehatan yang profesional dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

#Red.MKT.