Bogor, 29 September 2026 — Universitas Medika Suherman (UMEDS) menyelenggarakan seminar pendidikan seksualitas di SMA Mardi Yuana Bogor pada Selasa, 29 September 2026. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada generasi muda mengenai pentingnya memahami kesehatan seksual dan reproduksi, menjaga kesehatan diri, serta membangun sikap yang sehat dan bertanggung jawab.
Seminar ini diikuti oleh 231 siswa kelas X, XI, dan XII SMA Mardi Yuana Bogor. Melalui kegiatan edukatif ini, para siswa diharapkan memperoleh pemahaman yang tepat mengenai kesehatan seksual dan reproduksi, mengenali berbagai risiko kesehatan, serta mampu mengambil keputusan yang bijak dalam menjaga diri dan masa depan mereka.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yang membawakan materi seputar pendidikan seksualitas dan kesehatan. Narasumber pertama, dr. Precia, S.H., M.H., menyampaikan materi bertajuk “Tubuhku Tanggung Jawabku”. Materi ini menekankan pentingnya kesadaran individu terhadap tubuhnya sendiri, memahami batasan pribadi, serta membangun sikap bertanggung jawab dalam menjaga dan melindungi diri.
Selanjutnya, Dr. drg. Eddy Suharso, M.H., M.Kes., Ketua Yayasan Media Bahagia, membawakan materi mengenai “Penyakit Menular Seksual”. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan edukasi mengenai penyakit menular seksual, pentingnya memahami faktor risiko, serta upaya pencegahan melalui pengetahuan yang benar dan perilaku yang bertanggung jawab.
Penyampaian materi oleh kedua narasumber diharapkan dapat membantu siswa memahami pendidikan seksualitas secara lebih terbuka, tepat, dan sesuai dengan kebutuhan remaja. Edukasi ini juga menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran bahwa menjaga kesehatan diri tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga mencakup kemampuan mengenali risiko, menghargai diri sendiri dan orang lain, serta bertanggung jawab atas setiap tindakan.
Melalui seminar ini, Universitas Medika Suherman menunjukkan komitmen dalam mendukung edukasi kesehatan bagi generasi muda. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas pemahaman siswa mengenai kesehatan seksual dan reproduksi sekaligus mendorong terciptanya generasi muda yang sehat, berpengetahuan, dan bertanggung jawab.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk memperkuat peran institusi pendidikan dalam memberikan edukasi kesehatan sejak dini. Dengan bekal pengetahuan yang memadai, para siswa diharapkan mampu menjaga diri, membangun hubungan yang sehat, serta mengambil keputusan yang tepat demi kesehatan dan masa depan mereka.
#Red.MKT.