Isra Miraj Universitas Medika Suherman

Cikarang, 25 Maret 2022, Kementerian Agama, Unit Kegiatan Kerohanian Islam dan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Medika Suherman mengadakan kegiatan Isra Miraj secara online, Tausiyah dibawakan oleh Ust. Alfi Hidayah.

Saat melakukan perjalanan Isra Miraj nabi Muhammad SAW menggunakan kendaraan atau menaiki Buraq. Buraq itu hewan berwarna putih atau putih mengkilat yang mirip kuda tetapi lebih kecil dan lebih besar dari keledai dan memiliki sayap. Dengan ukuran yang panjang, sekali melangkah Buraq dapat menempuh jarak sejauh mata memandang. Dalam peristiwa Isra Miraj disuruh bagi setiap umat muslim untuk mengerjakan sholat fardu atau sholat wajib 5 waktu dalam sehari.

Isra merupakan perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa. Jarak antara kedua masjid tersebut 1.239 km. Saat itu Rasullulah melaksanakan perjalanan dari Masjidil Haram menuju ke Masjidil Aqsa dengan menaiki Buraq yang didamping oleh malaikat Jibril AS dan malaikat Israfil AS.

Miraj merupakan perjalanan Baginda Rasulullah SAW dari Masjidil Aqsa menuju ke Sidratul Muntaha. Saat diperjalanan, Rasullulah diperintahkan untuk menemui para Nabi pada setiap langit, hingga lapisan ke tujuh. Beberapa Nabi yang ditemui oleh Rasullulah dari langit lapisan pertama hingga lapisan ke tujuh di antaranya Rasulullah bertemu dengan Nabi Adam AS pada langit pertama, pada langit ke dua Rasulullah bertemu dengan Nabi Isa AS dan NabI Yahya AS, langit ke tiga Rasulullah bertemu dengan Nabi Yusuf AS, langit ke empat Rasulullah bertemu dengan Nabi Idris AS. Pada langit ke lima Rasulullah bertemu dengan Nabi Harun AS, langit ke enam Rasullulah bertemu dengan Nabi Musa AS dan pada langit ke tujuh Rasullulah bertemu dengan Nabi Ibrahim AS.

Setelah menemui para Nabi, Rasullulah kemudian naik ke Sidratul Muntaha untuk bertemu dengan Allah SWT. Allah SWT bertemu dengan Nabi Muhammad dan memerintahkan untuk melakukan shalat kepada Rasulullah dan sebanyak 50 kali dalam sehari. Dengan banyak pertimbangan dan Rasulullah sangat menyayangi umatnya, sehingga beliau meminta keringanan kepada Allah SWT karena jumlah tersebut dirasa terlalu banyak Pada akhirnya Allah SWT menerima permintaan Nabi Muhammad SAW yang kemudian shalat wajib atau shalat fardu menjadi 5 waktu saja dalam sehari.

kemudian Shalat 5 waktu yang diperintahkan untuk dikerjakan dalam sehari untuk Nabi Muhammad SAW dan para umatnya yang wajib dikerjakan di antaranya adalah Shalat Subuh, Shalat Zuhur, Shalat Asar. Shalat Magrib, dan Shalat Isya.

Kegiatan diikuti oleh seluruh Pimpinan, Mahasiswa dan Tenaga Kependidikan Universitas Medika Suherman. #Red. Panitia Pelaksana.