[Press Release]

Universitas Medika Suherman (UMS) melalui program studi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi menyelenggarakan Kegiatan Stadium General nasional dengan tema “Konsep Asuhan Keperawatan Anestesiologi: Case Study”. Acara yang berlangsung pada Kamis, 15 Juni 2023 bertujuan untuk memberikan informasi terkait dengan pengetahuan tentang peran penata anestesi dalam konsep asuhan keperawatan anestesiologi.

Stadium general nasional yang diikuti oleh 500 lebih peserta yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dengan menggunakan aplikasi Zoom menghadirkan pembicara Yayan Suryanto, S.Tr., Kes. selaku Ketua IPAI Jawa Barat.

Penanggung jawab program studi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi, Ns. Suanda Saputra, S.Kep., M.Kep dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para panitia dan seluruh peserta. Harapannya lulusan Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi Universitas Medika Suherman harus mampu memberikan penerapan asuhan keperawatan anestesiologi baik lingkup pre anestesi, intra, maupun pasca anestesi.

Ketua program studi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi, Dr. Lido Sianipar, Sp.An., M.Kes menambahkan, pengetahuan kita semua tentang profesi penata anestesi seperti medis, intensive care, dan lainnya sehingga calon penata anestesi di Universitas Medika Suherman mampu memberikan pelayanan dengan baik kepada pasien.

Pembicara, Yayan Suryanto, S.Tr., Kes. mengungkapkan peran tim anestesi adalah berpartisipasi dalam perawatan anestesi seperti manajemen anestesi, monitoring, manajemen nyeri, penanganan kondisi gawat darurat dan kritis, menangani kebutuhan pasien pra, intra, pasca anestesi, penilaian status fisik, penatalaksanaan pemulihan anestesi, serta memberikan anestesi di luar kamar operasi.

“Isi dari kegiatan stadium general ini sangat bermanfaat untuk menambah pengetahuan kita semua tentang profesi penata anestesi. Harapannya, program studi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi di Universitas Medika Suherman mampu mencetak mahasiswa berprestasi dan siap bekerja sebagai penata anestesi,” ungkap Novi dan Umaroh, kedua peserta. #Red.MKT.