Pada tanggal 13 Desember 2023, telah diselenggarakan seminar yang bertema “Pentingnya Pembentukan TPPK (Tim Pencegahan & Penanganan Kekerasan) dalam Upaya Mencegah & Mengatasi Bullying di Satuan Pendidikan.” Acara ini dihadiri oleh seluruh Kepala Sekolah dan Guru BK (Bimbingan Konseling) dari berbagai institusi pendidikan Sekolah Menengah Atas.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Medika Suherman menyampaikan urgensi serta peran penting Tim Pencegahan & Penanganan Kekerasan (TPPK) dalam menanggulangi kasus bullying di lingkungan pendidikan. Beliau menegaskan bahwa pendekatan preventif dan responsif perlu diintegrasikan secara holistik guna menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan siswa.

Rangkaian acara dimulai dengan keynote speech dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan, Ketua Yayasan Medika Bahagia, dan Rektor Universitas Medika Suherman yang mengulas dampak negatif dari bullying terhadap perkembangan anak dan pentingnya peran pendidikan dalam mencegah perilaku tersebut.

Dilanjutkan dengan sesi diskusi panel yang melibatkan praktisi yang berpengalaman dalam penanganan kasus bullying. Narasumber pada acara ini adalah Caecilia Retno Widayanti, S.Pd, M.Pd selaku Agen Penguatan Karakter (APK) Kemendikbudristek & Narasumber Berbagi Praktik Baik (NSBPB) Prop Jawa Barat. Sesi diskusi dipimpin oleh Moderator, yaitu Sulistiyowaty Ety Meiningsih, S.Pd, M.M.Pd.

Seminar ini diakhiri dengan harapan bahwa melalui kerjasama dan komitmen bersama, semua pihak terlibat akan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman dan mendukung bagi perkembangan siswa. Semoga upaya yang telah dilakukan pada seminar ini dapat menjadi tonggak awal bagi perubahan positif dalam menanggulangi kasus bullying di satuan pendidikan.

#Red.MKT.