Bekasi, 7 September 2026 — Program Studi Sarjana Gizi Universitas Medika Suherman (UMEDS) melaksanakan kegiatan benchmarking pengelolaan Program Studi Sarjana Gizi, Profesi Dietisien, dan Profesi Nutrisionis ke Institut Pertanian Bogor (IPB) pada Jumat, 4 September 2026 di Bogor.

Kegiatan benchmarking ini menjadi salah satu upaya UMEDS dalam meningkatkan mutu dan tata kelola program studi melalui proses pembelajaran, pertukaran informasi, serta penggalian praktik baik yang telah diterapkan di perguruan tinggi mitra. Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan penyelenggaraan pendidikan di bidang gizi dan profesi terkait.

Dalam kegiatan ini, tim UMEDS memperoleh kesempatan untuk mempelajari berbagai aspek pengelolaan program studi, mulai dari tata kelola akademik, kurikulum, proses pembelajaran, pengembangan kompetensi mahasiswa, pengelolaan program profesi, hingga strategi peningkatan mutu dan relevansi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja.

Pembahasan mengenai Profesi Dietisien dan Profesi Nutrisionis turut menjadi bagian penting dalam benchmarking, khususnya dalam memahami pengelolaan pendidikan profesi, penguatan kompetensi lulusan, serta keterkaitan antara pendidikan akademik dan kebutuhan pelayanan gizi di masyarakat.

Melalui kegiatan ini, UMEDS berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan pengembangan secara berkelanjutan guna menghadirkan penyelenggaraan pendidikan gizi yang berkualitas, adaptif, dan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan masyarakat.

Benchmarking ke IPB diharapkan tidak hanya menjadi sarana pertukaran wawasan, tetapi juga membuka peluang penguatan jejaring dan kolaborasi antara institusi dalam mendukung pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis UMEDS dalam memperkuat kualitas tata kelola program studi dan mempersiapkan lulusan yang kompeten, profesional, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat.

#Red.MKT.