BRIN dan Universitas Medika Suherman Perkuat Kolaborasi di Bidang Riset dan Inovasi

BRIN dan Universitas Medika Suherman Perkuat Kolaborasi di Bidang Riset dan Inovasi

Jakarta, 29 September 2026  — Universitas Medika Suherman (UMEDS) terus memperkuat komitmennya dalam pengembangan riset dan inovasi melalui kolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Komitmen tersebut ditandai dengan dilaksanakannya penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara BRIN dan Universitas Medika Suherman terkait kolaborasi di bidang riset dan inovasi.

Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah strategis bagi UMEDS dalam memperluas jejaring kolaborasi dengan lembaga riset nasional sekaligus mendorong pengembangan ekosistem penelitian yang lebih produktif, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat.

Kolaborasi tersebut melibatkan Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Ilmu Pengetahuan dan Teknologi BRIN bersama Rektor Universitas Medika Suherman, Dr. Triseu Setianingsih, SKM., MKM. Penandatanganan ini menjadi simbol komitmen bersama untuk membuka ruang sinergi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta inovasi.

Melalui kerja sama ini, UMEDS diharapkan dapat semakin memperkuat kapasitas sivitas akademika dalam melaksanakan kegiatan penelitian dan pengembangan. Kolaborasi dengan BRIN juga menjadi peluang bagi perguruan tinggi untuk membangun sinergi antara sumber daya akademik dan ekosistem riset nasional.

Kerja sama di bidang riset dan inovasi memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan perguruan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada pendidikan, tetapi juga mampu menghasilkan penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi.

Bagi Universitas Medika Suherman, penguatan bidang riset dan inovasi merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas Tridharma Perguruan Tinggi. Sinergi dengan BRIN diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, baik dalam pengembangan penelitian, pemanfaatan sumber daya dan keahlian, maupun pengembangan inovasi yang memiliki nilai manfaat.

Penandatanganan Nota Kesepahaman ini juga menjadi momentum bagi UMEDS untuk terus mendorong budaya akademik yang berbasis pada riset, inovasi, dan kolaborasi. Dengan dukungan mitra strategis, UMEDS berkomitmen untuk menciptakan lingkungan akademik yang semakin kondusif bagi lahirnya gagasan dan inovasi baru.

Ke depan, kolaborasi antara BRIN dan Universitas Medika Suherman diharapkan dapat diwujudkan melalui berbagai program konkret yang mendukung peningkatan kualitas riset, pengembangan inovasi, serta kontribusi perguruan tinggi terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan pembangunan nasional.

Melalui kolaborasi ini, Universitas Medika Suherman menegaskan komitmennya untuk terus “Grab Your Future” dengan membangun sinergi dan menghadirkan kontribusi nyata melalui pendidikan, penelitian, dan inovasi.

#Red.MKT.

EDUKASI KESEHATAN “CEGAH STUNTING, MULAI DARI RUMAH”: UMEDS DORONG PERAN PEREMPUAN DALAM MEWUJUDKAN GENERASI SEHAT DAN BERKUALITAS

EDUKASI KESEHATAN “CEGAH STUNTING, MULAI DARI RUMAH”: UMEDS DORONG PERAN PEREMPUAN DALAM MEWUJUDKAN GENERASI SEHAT DAN BERKUALITAS

Jakarta, 7 Oktober 2026 — Universitas Medika Suherman (UMEDS) terus berkomitmen untuk berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya kesehatan keluarga. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi kesehatan bertajuk “Cegah Stunting, Mulai dari Rumah. Peran Perempuan dalam Menjaga Generasi Sehat dan Berkualitas” yang dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan Pengajian Majelis Taklim Perempuan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (MTP IPHI) di Jakarta, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan edukasi kesehatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman masyarakat, khususnya perempuan, mengenai pentingnya pencegahan stunting yang dapat dimulai dari lingkungan keluarga. Perempuan memiliki peran strategis dalam membangun pola hidup sehat di dalam rumah, mulai dari pemenuhan kebutuhan gizi, penerapan pola asuh, menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, hingga memastikan tumbuh kembang anak mendapatkan perhatian yang optimal.

Melalui edukasi ini, peserta diajak untuk memahami bahwa pencegahan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan maupun pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh anggota keluarga dan masyarakat. Pengetahuan yang tepat di tingkat keluarga diharapkan dapat mendorong terbentuknya kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan.

Materi edukasi juga menekankan pentingnya perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak sejak masa sebelum kehamilan, selama kehamilan, hingga periode pertumbuhan anak. Pemenuhan gizi seimbang, pemeriksaan kesehatan secara berkala, pemberian ASI dan makanan pendamping sesuai kebutuhan anak, serta pemantauan pertumbuhan dan perkembangan merupakan bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak.

“Cegah Stunting, Mulai dari Rumah” menjadi pesan utama yang diangkat dalam kegiatan tersebut. Rumah menjadi lingkungan pertama tempat anak memperoleh asupan makanan, pola pengasuhan, pembiasaan hidup bersih dan sehat, serta stimulasi tumbuh kembang. Oleh karena itu, peningkatan literasi kesehatan keluarga menjadi langkah penting dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. UMEDS berupaya menghadirkan kontribusi nyata melalui penyebarluasan pengetahuan dan edukasi kesehatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Kolaborasi antara UMEDS dan MTP IPHI juga diharapkan dapat terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan edukasi dan pemberdayaan masyarakat lainnya. Dengan sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi kemasyarakatan, pengetahuan kesehatan dapat semakin luas diterima dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, Universitas Medika Suherman menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan keluarga. Edukasi yang dimulai dari lingkungan terkecil diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam menciptakan generasi yang sehat, tumbuh optimal, dan berkualitas.

#Red.MKT.

UMEDS Gelar Diskusi Pengembangan Prodi Sarjana Fisioterapi Bersama Dewan Penasihat Etik dan Disiplin IFI

UMEDS Gelar Diskusi Pengembangan Prodi Sarjana Fisioterapi Bersama Dewan Penasihat Etik dan Disiplin IFI

Bekasi, 6 Oktober 2026 — Universitas Medika Suherman (UMEDS) terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan program studi melalui kolaborasi serta penguatan jejaring dengan organisasi profesi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Diskusi Pengembangan Program Studi Sarjana Fisioterapi Universitas Medika Suherman bersama Dewan Penasihat Etik dan Disiplin Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) yang dilaksanakan pada 5 Oktober 2026.

Kegiatan diskusi ini menjadi momentum strategis bagi UMEDS dalam memperoleh masukan, pandangan, serta rekomendasi dari organisasi profesi terkait pengembangan Program Studi Sarjana Fisioterapi agar dapat semakin relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan, pelayanan kesehatan, serta perkembangan profesi fisioterapi di Indonesia.

Dalam diskusi tersebut, berbagai aspek pengembangan program studi menjadi bagian dari pembahasan, termasuk penguatan kualitas akademik, kesiapan lulusan dalam menghadapi dunia kerja, penerapan etika dan disiplin profesi, serta keselarasan pendidikan fisioterapi dengan kebutuhan pelayanan kesehatan dan perkembangan kompetensi tenaga fisioterapi.

Kehadiran Dewan Penasihat Etik dan Disiplin Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) memberikan perspektif penting bagi UMEDS, khususnya dalam memastikan bahwa pengembangan pendidikan fisioterapi tidak hanya berorientasi pada pencapaian kompetensi akademik, tetapi juga membangun karakter profesional yang menjunjung tinggi etika, integritas, tanggung jawab, dan disiplin dalam menjalankan profesi.

Melalui kegiatan ini, UMEDS berharap dapat memperkuat fondasi pengembangan Program Studi Sarjana Fisioterapi sehingga mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, berintegritas, serta adaptif terhadap dinamika dan kebutuhan pelayanan kesehatan di masyarakat.

Diskusi bersama organisasi profesi ini juga menjadi bagian dari upaya UMEDS untuk membangun sinergi antara perguruan tinggi dan dunia profesi, sehingga proses pendidikan yang diselenggarakan dapat berjalan selaras dengan standar dan kebutuhan perkembangan profesi fisioterapi.

Universitas Medika Suherman berkomitmen untuk terus melakukan pengembangan dan peningkatan mutu pendidikan melalui evaluasi berkelanjutan, kolaborasi dengan berbagai pihak, serta penguatan keterkaitan antara pendidikan tinggi, dunia profesi, dan kebutuhan masyarakat.

Dengan adanya diskusi bersama Dewan Penasihat Etik dan Disiplin IFI ini, UMEDS optimistis pengembangan Program Studi Sarjana Fisioterapi dapat semakin terarah dan memberikan kontribusi dalam mencetak sumber daya manusia di bidang fisioterapi yang unggul serta mampu memberikan pelayanan kesehatan yang profesional dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

#Red.MKT.

Yesi Apriana, Mahasiswa Sarjana Kebidanan UMEDS Raih Juara 1 Bidang Prestasi Olimpiade Wawasan Negara dan Muslimah di Era Digital

Yesi Apriana, Mahasiswa Sarjana Kebidanan UMEDS Raih Juara 1 Bidang Prestasi Olimpiade Wawasan Negara dan Muslimah di Era Digital

Spotlight on UMEDS Winners!✨

🥇 Juara 1 Olimpiade Wawasan Negara dan Muslimah di Era Digital

Mahasiswa Program Studi Sarjana Kebidanan UMEDS kembali mengukir prestasi di tingkat nasional.

Kreativitas, keberanian, dan talenta yang membawa nama UMEDS semakin bersinar.

Selamat atas prestasinya!
Terus melangkah, terus berkarya, terus berprestasi🤩

__________
UMEDS, Grab your future!

Selamat Atas Pelantikan Hj. Nurmasita Datu Adam, S.Kep., Ns. sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai

Selamat Atas Pelantikan Hj. Nurmasita Datu Adam, S.Kep., Ns. sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai

Universitas Medika Suherman mengucapkan selamat kepada Hj. Nurmasita Datu Adam, S.Kep., Ns. atas kembali dipercayakannya amanah sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, terhitung mulai Kamis, 1 Oktober 2026.

Penyerahan Surat Keputusan (SK) penunjukan Plt. dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai, Ir. Moh. Ramli Tongko, S.Sos., S.T., M.Si., bertempat di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai.

Semoga amanah yang kembali dipercayakan ini dapat dijalankan dengan penuh integritas, dedikasi, dan tanggung jawab dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan serta pembangunan kesehatan di Kabupaten Banggai.

Selamat mengemban amanah dan menjalankan tugas.