Acara telah berlangsung di Aula Gedung C Univeritas Medika Suherman. Stadium General Keperawatan Anestesiologi ini telah berhasil menciptakan momentum penting untuk pembahasan kritis dan strategis di bidang keperawatan anestesiologi. Dengan tema yang relevan, “Jenjang Karir Penata Anestesi dan Penyerapan Lulusan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan”, Stadium General Keperawatan Anestesiologi ini telah berhasil menciptakan momentum penting untuk pembahasan kritis dan strategis di bidang perawatan anestesi.

Acara yang diselenggarakan oleh Program Studi Keperawatan Anestesiologi UMS dihadiri oleh narasumber utama, termasuk pengurus Asosiasi Perawat dan Kesehatan Anestesiologi Nasional Indonesia (AIPKANI). Kehadiran Bapak H. Agus Budi Prasetyo, S.Tr.Kes., M.Psi., selaku pengurus AIPKANI, Anggota KTKI, dan Sekretaris DPD IPAI DIY menunjukkan komitmen yang kuat dalam memajukan standar praktik dan pengembangan karir bagi tenaga kesehatan di bidang anestesi.

Stadium General ini merupakan wadah yang luar biasa bagi para praktisi, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya untuk bertukar gagasan, pengalaman, dan pengetahuan terkait dengan pentingnya mengembangkan jenjang karir bagi para penata anestesi. Di tengah kebutuhan akan sumber daya manusia yang berkualitas dalam bidang kesehatan, pembahasan tentang penyerapan lulusan di fasilitas pelayanan kesehatan menjadi semakin penting.

Peningkatan kesadaran akan pentingnya jenjang karir dan penyerapan lulusan di fasilitas pelayanan kesehatan menjadi langkah awal yang vital dalam memastikan layanan anestesi yang berkualitas bagi masyarakat Indonesia. Profil lulusan penata anestesi diharapkan dapat mampu bertindak sebagai Pemberi Asuhan keperawatan anestesi, dapat menjadi manajer, mampu menjalankan komunikasi efektif dengan pasien, menjadi edukator yang baik, dapat bekerja sama sebagai mitra dan kolaborasi dengan profesi lain, dapat juga menjadi seoran peneliti.

Ruang lingkup penata Anestesi
1. Pra-Operasi
2. Intra-Operasi
3. Post-Operasi
4. Manajemen obat dan gas anestesi
5. Manajemen bencana atau garda kritis

Kebutuhan penata anestesi di Indonesia masih sangat dibutuhkan bahkan hingga 30 tahun ke depan.

Acara ini juga memberikan kesempatan bagi para mahasiswa dan peserta lainnya untuk memperluas jejaring profesional mereka dan mengidentifikasi peluang kolaborasi yang dapat meningkatkan praktik dan pendidikan di bidang anestesiologi.

#Red.MKT.