Bekasi, 18 September 2026 — Universitas Medika Suherman (UMEDS) melalui Program Studi Sarjana Terapan Pengobatan Tradisional Tiongkok (PTT) menjadi bagian dalam kegiatan Survey Lapangan dan Round Table Discussion (RTD) dalam rangka Penyusunan Peta Jalan Kesehatan Tradisional di Indonesia dan Pemetaan Jenis Pelayanan Kesehatan Tradisional di Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada Jumat, 18 September 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk memperoleh gambaran mengenai penyelenggaraan pelayanan kesehatan tradisional di Indonesia, termasuk jenis pelayanan, praktik yang telah berjalan, sumber daya yang tersedia, serta berbagai kebutuhan pengembangan di bidang kesehatan tradisional.

Dalam pelaksanaannya, tim Kementerian Kesehatan melakukan survey lapangan di lingkungan Program Studi Sarjana Terapan Pengobatan Tradisional Tiongkok UMEDS. Survey tersebut menjadi sarana untuk melihat secara langsung penyelenggaraan pendidikan dan praktik terkait Pengobatan Tradisional Tiongkok, termasuk fasilitas pendukung, proses pembelajaran, serta implementasi keilmuan kesehatan tradisional.

Selain survey lapangan, kegiatan dilanjutkan dengan Round Table Discussion (RTD) yang melibatkan unsur Kementerian Kesehatan dan sivitas akademika UMEDS. Forum diskusi menjadi ruang untuk bertukar informasi dan memberikan masukan terkait kondisi serta perkembangan pelayanan kesehatan tradisional di Indonesia.

Melalui kegiatan tersebut, UMEDS turut memberikan kontribusi dalam penyediaan informasi dan perspektif akademik yang dapat menjadi bahan dalam penyusunan Peta Jalan Kesehatan Tradisional di Indonesia serta pemetaan jenis pelayanan kesehatan tradisional.

Keikutsertaan UMEDS dalam kegiatan ini juga menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan kesehatan tradisional melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Program Studi Sarjana Terapan Pengobatan Tradisional Tiongkok UMEDS diharapkan dapat terus berperan dalam pengembangan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan tradisional serta mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Kegiatan survey lapangan dan RTD ini sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan Kementerian Kesehatan dalam mendorong pengembangan kesehatan tradisional di Indonesia secara terarah, terintegrasi, dan berbasis pada kebutuhan masyarakat.

#Red.MKT.